KENANG, KENANGLAH KAMI

Kami mati muda. yang tinggal tulang diliputi debu
kenang, kenanglah kami
kami sudah beri coba yang kami bisa
tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
kami sudah beri kami punya jiwa
kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti
kami cuma tulang-tulang berserakan
tapi adalah kepunyaanmu
kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa
kami tidak tau, kami tidak lagi bisa berkata
kaulah sekarang yang berkata
kami bicara padamu dalam hening dimalam sepi
jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
kenang-kenanglah kami
teruskan, teruskanlah jiwa kami
kami sekarang mayat
berilah kami arti
berjagalah terus digaris batas pernyataan dan impian...

CHAIRIL ANWAR 1948 KRAWANG-BEKASI...

AKU ADALAH MASA LALUKU DALAM SEBUAH PERJUANGAN AKU TERLAHIR SEBAGAI ABDI BANGSA YANG TERUS BERJUANG MEMPERTAHANKAN GELAR

" PAHLAWAN TANPA TANDA JASA"